Pada minggu pagi , tepatnya 4
januari 2015 lalu. Aku mengikuti jalan santai dalam rangka “Hari Amal Bhakti”
yang diadakan oleh Kementrian Agama kota Kediri, jalan santai kali ini
bertempat disekolah ku , ya sekolahku MAN 3 Kediri. Awalnya sih aku sendiri
malas untuk berangkat akan tetapi karena mungkin efek liburan semester ganjil
selama 2 minggu dirumah tanpa kegiatan apapun jadi terasa sangat membosankan,
akhirnya aku putuskan untuk mengikuti kegiatan tersebut yah itung-itung cari
sangu dan pengen ketemu teman-teman hehe …
Aku berangkat dari rumahku pukul
05.00 WIB, rumahku berada di desa Darungan kecamatan Pare kabupaten Kediri. Aku
berangkat menggunakan sepeda motor milik bapakku yang kebetulan saat itu sedang
nganggur tidak ada jadwal dinas sebagai polisi, walaupun menggunakan sepeda
motor jarak yang ku tempuh lumayan jauh sekitar 25KM. selama perjalanan dari
rumah menuju sekolah yang sekiranya membutuhkan waktu 35menit (jika ditempuh
dengan kecepatan 100km/h) rupanya seperti biasa pada saat jam – jam seperti itu
harus ekstra hati-hati karena banyak para pengendara mobil,bus patas,dan truk
pengantar barang melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tak heran bila setiap
pagi aku sering menemukan kecelakaan selama perjalanan.
Alhamdulillah aku sampai di sekolah
dengan keadaan selamat walaupun mengendarai motor ngebut dan hampir menabrak
mobil tapi untung nya dalam keadaan seperti itu aku ingat dengan pesan ibuku
yang mengatakan “nak,jangan lupa banyak membaca sholawat nabi,istighfar selama
perjalanan agar kamu tidak melamun dan selamat dalam perjalanan”
sungguh memang itu patut aku syukuri karena biasanya aku kurang memperhatikan
nasihat itu dan baru pertama kali itu aku memperhatikan serta mempraktekan
nasehat itu dan alhasil ternyata benar, aku selamat dalam perjalanan meski
hampir menabrak mobil di perempatan Sukorejo,Gurah. Setibanya aku disekolah,
aku merasa heran kok banyak anak-anak kecil dari MTs hingga MI datang
kesekolahku menggunakan seragam olahraganya, karena aku pikir jalan santai ini
hanya untuk para siswa-siswi MAN 3 Kediri saja , namun ternyata pemikiranku itu
salah total , banyak siswa – siswi dari sekolah lain mulai dari tingkat MI
hingga MA se-kota Kediri. Namun saying aku tak menemukan teman-temanku
seangkatan kelas 12 dari MAN 3 Kediri, ternyata banyak dari mereka yang masih
ingin betah berlibur masing-masing dan akhirnya Allah berkata lain, aku dan
seorang temanku namanya Saiful Mohtar dari kelas 12 IPA 5 dimintai tolong oleh
Pembina ekstrakulikuler Patroli Kemanan Sekolah (PKS) untuk membantu ketertiban
dalam penyelenggaraan acara tersebut dan kami lebih tepatnya dimintai tolong
untuk berjaga pada pos pembagian kupon berhadiah jalan santai.
Singkat cerita kami pun menyetujui
itu karena kami sendiri juga merasa kesepian bila tak ada teman
seangkatan/seumuran, tanpa banyak bicara kami pun berangkat menuju pos yang
dimaksut. Disana kami ditemani oleh beberapa adik kelas dari ekskul yang sama
serta 2 orang guru. Lumayan lama kami menunggu di pos itu setelah sekitar 1jam
kami menunggu, beberapa orang sudah ada yang mulai sampai pada pos pembagian
kupon. Pembagian kupon jalan santai pun
dilakukan kurang lebih 30menitan dan tanpa sadar ternyata ada wartawan dari
Dhoho TV , yah lumayan masuk TV lokal hahaha …
:D . setelah selesai membagikan kupon, aku ternyata mendapat jatah 2
kupon hasil dari menolong tadi. Lantas kupon itu langsung aku sobek bagian
kecil dan dimasukkan pada pos pengumpulan kupon untuk diundi. Lalu sobekan nya
aku bawa untuk mengecek bila nanti dapat hadiah. Namun angan tetap angan ,
setelah jalan santai aku ingin beristirahat dan bercanda dengan teman-teman
sekolah akan tetapi aku ditelepon oleh teman temanku SMP untuk segera berangkat
ke SMP guna mengikuti takziah kerumah salah satu guruku SMP dulu yang baru saja
meninggal pada sabtu sore jam 4 ,4 januari 2015. Karena pada sabtu malam aku
yang mengusulkan dan mengkoordinasikan teman-teman SMP untuk melalukan takziah
bersama-sama maka aku merasa tak enak untuk tidak ikut. Akhirnya pada pukul
08.30 WIB aku berpamitan pada teman-teman MA untuk pulang dan tak lupa kupon
undianku ku titipkan pada teman baikku si Saiful Mohtar, langsung saja kulaju
dengan cepat motor itu tak perduli jalan nya ramai karena aku berjanji pukul
09.00 WIB tepat sudah ada di SMP. Puji syukur Allah janjiku tertepati dengan
tepat pukul 09.00 WIB aku sudah sampai di SMP, ketika sampai berasa seperti
reunian karena melihat teman lama yang beberapa diantara mereka banyak berubah
total dari wajahnya hingga sifatnya.
Setelah 30 menit berlalu untuk
menunggu teman-teman yang belum datang , aku beserta rombongan berangkat dari
SMP menuju rumah duka pukul 09.30 WIB. Jarak yang di tempuh lumayan dekat sih
sekitar 5KM saja. Setelah sampai kami bersalam-salaman dengan pihak keluarga
duka. Tak lupa kami memohon maaf bila dulu selama kami masih menjadi
siswa-siswi SMP pernah membuat kesalahan sehingga menyakiti perasaan almarhum.
Kami berada dalam rumah duka cukup lama, disana kami membicarakan banyak hal
mulai dari kami lulus SMP ,lalu melanjutkan sekolah dimana , mengambil program
jurusan apa disekolah masing-masing ,dan yang paling horror adalah “setelah
lulus , mau kuliah dimana?” yang mungkin bagi kebanyakkan orang itu hal
biasa , entah bagaimana bagiku itu pertanyaan seram karena menurutku mencari
Perguruan Tinggi tidak semudah mencari
Sekolah SD/SMP/SMA karena persaingannya yang sangat ketat belum lagi peserta
nya sangat banyak dan nasional. Tak terasa 1,5 jam berlalu kami berada dirumah
duka tersebut. Dan akhirnya kami berpamitan untuk pulang,awalnya sih kami berencana setelah takziah kami akan
jalan-jalan bersama. Namun terkejut ketika aku menyadari bahwa sedari tadi HP
ku ditelepon oleh teman-temanku MA , terdapat 6X panggilan masuk tak terjawab +
1 sms , ketika ada panggilan ke – 7 aku langsung mengangkat. Dan dari sana
terdengar suara yang sudah tak asing lagi di telingaku, ya diadalah dek asrofi
, adik kelas dari ekskul yang sama yaitu PKS, dia mengatakan “mas , cepetan
kesini , kalo tidak hadiahnya hangus atau hadiahku langsung saja disumbangkan
untuk PKS..?” akupun menjawab “hadiah
apaan coba ? eh enak aja maen nyumbang,, bentar aku otw kesana lagi , ini masih
di pare , tunggu 35 menitan aku kesana”
Sesuai janjiku , dari Pare pukul
11.05 WIB ,aku langsung menuju kesekolah
lagi untuk mengetahui apa hadiah yang kudapatkan sebenarnya ,dalam hati aku
berkata , kalau emang hadiah nya kecil mengapa harus repot-repot memintaku
datang kembali? Ah mungkin ini hadiah besar , pikirku dalam hati. Pukul 11.40
WIB aku benar tiba kembali disekolah , kulihat sekilas nampaknya acara jalan
santai telah usai terlihat dari sepinya sekolah serta beberapa siswa-siswi dari
sekolah lain duduk-duduk didepan sekolah menunggu jemputan mereka. Langsung
saja tanpa membuang waktu aku menujur markas PKS ku yang ku sebut dengan nama
‘BASKARA’ disana aku menjumpai beberapa orang yang tadi tugas belum pulang ,
aku bertanya pada mereka semua apa hadiahku , namun nasib mungkin , disana aku
terlebih dahulu dibuat bingung , penasaran, marah , dan terharu, setelah sekian
lama dibuat bingung , akhirnya mereka mengatakan hal yang sebenarnya bahwa
kupon ku keluar dan mendapatkan salah satu dari 3 hadiah utama yaitu 1 unit
sepeda onthel . Alhamdulillah aku berkata , langsung saat itu juga aku
menghubungi orang tuaku untuk memberikan kabar bahagia bahwa aku mendapatkan
sepeda onthel dari jalan santai tadi pagi disekolah. Dan sepeda itu awalnya aku
titipkan dulu di baskara karena aku harus pulang terlebih dahulu untuk
mengembalikan motor bapak, baru pada pukul 13.30 WIB aku kembali lagi kesekolah
naik bis umum. Sesuai dengan perkataanku pada pukul 14.00 WIB aku berangkat
pulang “bila aku dapat sepeda onthel
maka akan ku kayuh langsung sepedah itu dari sekolah hingga rumah ga perduli
jarak nya 25km ditemani dengan cuaca panas siang hari…!!” dan kutepati omongan
itu , selama perjalanan aku dilihati
orang-orang , antara rasa bahagia dan malu ketika dilihati orang lain aku
menaiki sepedah yang masih ada bingkaian pernak Pernik , tak apalah toh
disekolah aku biasanya malu-maluin so PD aja gitu :v . akhirnya setelah 2jam
lebih menempuh perjalanan , akupun sampai dirumah dengan selamat pada pukul
15.30. waduh pas nyampai dirumah , ini bokong rasanya panas dan kaki capek
banget tapi tak apalah demi merayakan itu semua hahaa …
Yah sekian itu cerita ku di akhir liburan yang sangat
mengesankan, aku patut sangat bersyukur atas semua rezeki itu setelah merasakan
duka cita, namun tak lupa aku menucapkan banyak-banyak terimakasih buat teman
serta adik-adik PKS ,tanpa kalian mungkin hadiah itu sekarang bukan milikku.
ini ada beberapa foto bukti aku dapatkan hadiah itu :D